CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 22 Desember 2013

Is it true love?

ALOHA! Tiba-tiba ada perasaan pengen ngeblog nih wkwkwk. Anak sma coi, udah sibuk jadi susah nyari waktu luang buat males malesan hahaha. Sebenernya gak tau pengen ngepost apa, tapi kalo ngepost cerita cinta buat akhir 2013 boleh kali yaaaa, oke check this out!

Tik tik tik tik..
Terdengar suara rintik hujan yang membuyarkan semua lamunanku. Apa yang sedang ku pikirkan sebenarnya? Hft. Sejujurnya aku tak mengerti akan semua perasaanku, bolehkah aku menangis bersama tetesan hujan ini? aku ingin menumpahkan semua perasaan ini. Ini semua terjadi karena...
*Flashback*
BRUK!
"Eh maaf maaf gue gak sengaja, lo gak apa-apa kan?" ujar seorang laki-laki didepanku.
"Hm.. Gak apa-apa kok kak"
"Maaf ya!" jawab laki-laki itu dengan senyum.
Sepertinya aku kenal dengan dia, tapi siapa dia? Ah sudahlah, aku harus cepat-cepat memberikan tugas ini.
KRING!! KRING!!
Akhirnya bel pulang sekolah pun berbunyi, tiba-tiba Vino menarik ku kepojok kelas
"Eh Ca, gue mau lo bikin surat cinta!"
"Hah? Gue bikin surat cinta? Dikasih surat cinta aja gak pernah, bikin juga belom pernah-_-"
"Ah gue tau lo jago, emangnya gue gak pernah buka buka buku catetan lo itu? hahaha"
"Oh my... Jadi selama ini lo... -_-"
"Iya gue pernah baca, cuma 2 kali kok. Ayolah buatin gue, kali ini aja.. Please!" Pinta Vino dengan tatapan innoncent-nya
"Hft.. okay okay! Gue buatin, besok langsung gue kasih ke lo! Puas?"
"Nah gitu dong! Itu baru temen gue, good luck Ca ;)"
Oh my God! Vino itu gila atau gimana sih? mana mungkin aku membuat surat cinta sedangkan aku tak pernah sekalipun membuat surat cinta, bahkan aku sendiri tak pernah punya surat cinta dari orang lain. Help me God! I don't have an idea :'
Sesampainya dirumah, aku pun berfikir keras untuk membuat surat cinta yang Vino maksud itu. Yang jadi masalah sekarang adalah Vino tidak menuntutku tentang tema yang dia mau dan untuk siapa surat itu. Huah! Dasar manusia keparat! Seenaknya menyuruhku membuat hal-hal yang tak berguna disaat tugas sedang numpuk seperti ini. Okay, aku akan tulis surat ini dengan bayangan orang yang dituju adalah senior ku. Semangat Calista!


Hai kak, apa kabar? Aku harap kakak baik. Gimana nilai rapor mu kak? bagus kah? hm.. aku akan tebak nilai mu baik. Kakak tau aku siapa?Aku itu orang yang mengagumi senyum manis kakak. Aku itu orang yang selalu memperhatikan kakak dari jauh. Sadarkah kakak akan itu semua? Hm.. semoga saja tidak. Karna aku tak pernah menginginkan kau mengetahui siapa aku untuk sekarang ini kak, aku ingin menjadi seorang wanita yang kau cintai bukan wanita yang kau selalu sebut sebut sebagai pengagum rahasia mu. Aku ingin kau yang memulai semuanya. Hm.. Tampaknya itu memang mustahil, tapi aku percaya akan rencana Tuhan. Jika pada akhirnya kau takkan pernah mengetahui siapa aku, aku akan terus mengikuti jalan yang Tuhan telah rencanakan untuk ku. Tapi jika pada akhirnya kau mengetahui siapa aku dan nyatanya aku bukan wanita yang kau inginkan tolong berpura-pura lah bahwa kau tidak mengetahui ku. Karna aku tidak akan mau menyakiti hatiku untuk yang kesekian kalinya. Melihat kau bersama wanita lain saja aku sudah tak sanggup, bagaimana jika kenyataannya kau tau siapa aku dan kau tidak berniat untuk mendekati ku? Ah sudahlah, aku tak ingin membayangkan hal-hal buruk.
Kak, sebenarnya aku tak pernah mengetahui sejak kapan aku mencintai mu. Tapi rasa itu selalu ada setiap aku menatap mu.  Aku mencintai setiap detik waktu yang ku habiskan hanya untuk memperhatikan mu. Aku mencintai mu kak. Tau kah kau akan semua itu? You'll always be on my mind, appear in my dreams and stay in my heart. Kakak boleh kok suka sama siapa aja. But for sure i'll always waiting for you. Karna aku percaya, tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Segala kisah dalam hidup kita baik suka dan duka adalah cerita yang penuh makna. That's it. I love u to the moon and back kak. I love u so much.


Akhirnya, selesai! Aku sangat sangat tidak peduli dengan surat cinta persetan itu. I DON'T CARE!!!! Lihat saja kau Vino, akan ku lempar surat itu depan muka kau!
Pagi, disekolah..
"Pagi Calista! Cantik banget sih pagi ini ;)" goda Vino
"Berisik! Nih surat cinta lo!" saut ku sembari melempar surat cinta itu kearah muka Vino
"Galak banget sih, nanti cantiknya ilang lho! By the way.. thanks ya ;)"
"Shut up! And go away!"
Vino pun meninggalkan ku dengan wajah jahilnya. Aku tak peduli dengan surat cinta sialan itu. Biarkan manusia setengah setan itu yang mengurusinya. Toh aku sudah mengerjakan apa yang dia suruh.

*Seminggu kemudian*
"Pagi Calista! Kamu orang yang gak sengaja aku tabrak waktu itu kan? Gak nyangka ternyata kita satu ekskul hahaha" sapa laki-laki yang aku tak tau namanya, tapi dia memang benar dia yang menabrak ku waktu itu
"Pagi kak! Iya, haha saya juga baru tau ada kakak" dengan santai aku menjawab
"Hm.. kamu ada acara gak abis ini?"
"Kayaknya nggak kak, kenapa emang?"
"Jalan yuk! Oh iya, by the way nama gue Masha. Salam kenal ya!"
"Salam kenal juga kak, jalan? boleh"
"Okay! Yuk kita latihan!"
Selama latihan, aku memikirkan sesuatu. Ada yang aneh hari ini, dia tau nama ku lalu dia mengajak ku pergi. Apa maksud dari semua ini? Aku memang sempat terkagum dengan senyumannya tapi....

"Hei Ca! Gimana sama Masha?" Tanya Vino
"Hah? Tau apa lo tentang gue sama Masha?"
"Gue? Tau apa? Gue tau segalanya. Gue pernah liat lo gak sengaja ditabrak sama Masha di koridor waktu itu. Terus abis itu gue juga gak sengaja ngebaca catetan lo, yang intinya lo sempet terpesona sama senyumnya Masha kan? Udahlah ngaku aja. Enjoy aja sama gue!"
"What the.... Jadi ini semua kerjaan lo?"
"Iya, maksud gue nyuruh lo bikin surat juga gue kasih ke Masha. Makanya dia jadi kayak gitu. Hm.. btw dia suka sama lo tuh!"
"VINO!! LO KETERLALUAN! Gue buat surat itu karna suruhan lo, dan gue nulis surat itu juga gak ada maksud apa apa"
"Ah udahlah nikmatin aja, lagian Masha juga baik kok. Eh udah dulu ya, gue mau latihan lagi. Bye Calistaa, sukses kencannya. Hahahaahahaha"
ASTAGA! AKU BENCI VINO! Apa maksud dari semua ini?! Ya Tuhan, mau ditaruh dimana muka ku? Dasar manusia setengah setan!

"Hei Ca, yuk jalan!" ajak kak Masha
"Eh hm.. iya kak, bentar aja ya kak soalnya aku nanti dijemput"
"Tenang aja, kita cuma jalan jalan ke taman belakang sekolah kok, yuk!"
Dan disinilah aku, terjebak dengan orang yang baru aku kenal. Tak banyak yang kami bicarakan, hanya sebatas membahas Ekstrakulikuler yang kita ikuti. Volly. Memang lebih banyak kak Masha yang bicara dibandingkan aku. Aku diam karna aku gugup. Aku malu dengan surat cinta sialan itu.
*Flashback end*


Seminggu setelah kejadian itu, aku dan kak Masha pun menjadi dekat. Tanpa status. Awalnya aku hanya berpikir ini hanya drama belaka. Tapi ternyata ini kenyataan, dan aku merasa nyaman dengan kak Masha. Tapi semuanya tanpa status yang jelas. Sampai akhirnya aku dapat kabar dari manusia setengah setan bahwa kak Masha menyukai ku. Benar-benar menyukai ku.
Selang beberapa hari, aku mulai resah dengan perkataan Vino. Aku yang awalnya biasa saja, bisa merasakan hal aneh lagi dalam hidupku. Padahal aku sudah trauma dengan kejadian 2 bulan yang lalu. Aku trauma jatuh cinta. Aku trauma mencintai. Aku takut disakiti kembali. Aku belum siap untuk kehilangan orang yang aku sayang bahkan aku cinta. Aku belum siap untuk jatuh cinta. Karna jika aku sudah mencintai seseorang (lagi) itu berarti aku sudah siap untuk sakit lagi. So, aku tak ingin jatuh cinta lagi. Aku takut memulainya. Tapi, rasa itu datang kembali seiring berjalannya waktu dan kak Masha yang mengisi hari-hari ku. Sepertinya aku jatuh cinta lagi. Ya, Aku jatuh cinta lagi. Tapi melihatnya bercanda tawa dengan wanita lain, menyapa ku sekejab. Kejadian itu membuat ku sakit. Kalau memang dia mencintai ku, kenapa dia tak pernah menghubungi ku? Kita komunikasi langsung tanpa komunikasi jarak jauh. Kenapa dia tak pernah memberikan aku sebuah kepastian? Apa semua yang dibilang Vino hanya sebuah bohongan saja? Apa memang aku berlebihan menganggap semua ini? Tuhan.. bantu aku. Bantu aku menyelesaikan semua ini. Jika dia mencintaiku dia pasti akan menghubungi ku. Jika dia tak menghubungi ku, bahkan mencari ku berarti dia tak menyukai ku bahkan mencintaiku... Aku berharap kau memberikan jalan yang terbaik untuk masalah ini, Tuhan. Bawalah doa ini bersama derasnya hujan ini...

*END*



Maaf ya kalo aneh, ini iseng-iseng doang hahahaha. Kalo mau copy kasih sumber ya, dan tolong kasih komen, kritik dan saran. Danke :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar